About "L"

aku hanya perempuan biasa. seorang perempuan yang tidak neko-neko. tidak suka dengan hal-hal yang berbau berlebihan. aku juga tipikal perempuan yang lebih suka menyimpan semua sendiri, dibandingkan memberitahukan orang lain.

aku adalah seseorang yang tidak terlalu suka banyak berbicara. mulutku lebih banyak tertutup ketika teman-temanku sibuk asik bercerita tentang apapun itu. sedangkan aku? aku hanya mengembangkan senyum di bibirku, tanpa pernah membuka mulut untuk memulai bercerita apapun itu tentang diriku sendiri, atau bahkan tentang hal lainnya.

aku menyukai kesendirian. aku suka berdiam diri di dalam kamarku bahkan hingga berjam-jam meskipun sedang tidak melakukan apa-apa, dan hanya mendengarkan suara-suara yang berasal dari kamarku. aku hanya, menyukai ketenangan. aku suka, mendengarkan orang-orang berbicara, tertawa dan bersenda gurau. Karna hanya dengan melihat mereka tertawa, itu sudah cukup membuat hatiku menjadi lebih tenang. Sesederhana itu lah.
aku adalah pecinta hewan. terutama kucing. kucing, bagiku bukanlah hanya sekedar hewan peliharaan semata. kucing adalah temanku, sahabatku. kucing-kucingku, selama ini mereka adalah saksi dari setiap air mata yang menetes di pipiku. karna mereka, adalah "punggung" bagiku. aku berbagi cerita dengan kucing-kucingku. aku menumpakan semua pada mereka. aku menangis sambil memeluknya. dan yang paling membuatku merasa nyaman melakukan itu adalah, mereka tahu, dan mereka sadar disaat aku sedih dan sedang membutuhkan seseorang.

tahu kah kalian? kucingku, bukan lah tipikal kucing yang suka di gendong atau di peluk hingga berjam-jam. mereka hanya bisa bertahan dalam pelukan orang dalam waktu beberapa menit. setelah itu? mereka memberontak meminta untuk diturunkan. tapi, mereka tidak melakukan itu disaat aku berlari ke arah mereka, menggendong mereka seketika, dan memeluk mereka dengan sangat eratnya, lalu menangis sejadi-jadinya. mereka diam. ya, hanya diam. tidak bersuara, tidak memberontak, tapi hanya diam. seakan mereka ingin mendengar suara tangisku, dan membiarkanku larut dan menumpahkan segalanya hingga lega. meskipun itu, ku lakukan hingga berjam-jam. tapi, tidak sedikitpun mereka memberontak. bahkan, mereka menatapku diam, dan kemudian menciumi pipiku, dan menjilat setiap air mata yang jatuh di pipiku, seakan ingin menghapus air mata itu, agar aku berhenti menangis. karna itulah, cukup dengan berbagi dengan mereka saja, itu sudah lebih dari cukup.

dan aku, adalah tipe seorang cewek, yang tidak mudah jatuh cinta. aku bukan tipe seorang cewek, yang mudah menyukai seseorang. semua cowok, dimataku adalah sama. semua cowok, dimataku hanyalah sekedar sahabat. bahkan dulu, aku memiliki banyak sahabat cowok. ada yang menjadi adik laki-laki ku, ada yg menjadi kakak laki-laki ku, bahkan ada seseorang, yang menutupi perasaannya padaku dengan kata "sahabat". aku tidak pernah berpikiran untuk menyukai seseorang. hatiku seperti sudah tertutup.

tetapi, dia berbeda. memang, tidak secara tiba-tiba aku menyukainya begitu saja. semua butuh proses. proses yang panjang. tapi dia berhasil, membuatku benar-benar menyayangi seseorang kembali. dia lah yang berhasil, membuka pintu hatiku. dari setiap usaha yang dia lakukan agar aku menyukainya, semua itu, dia melakukannya dengan sangat baik. karna dia berhasil, mengambil hatiku, dan membuatku menghapus setiap kata "adik", "kaka", dan "sahabat" yang selama ini selalu menjadi dinding penghalang antara hatiku dan hati laki-laki lainnya.

aku, bukanlah tipikal perempuan yang mudah ditangani. aku tidak dewasa. aku terkadang sulit mengontrol setiap emosiku. tetapi dia bisa dan dia mampu menanganinya. dia adalah pembimbingku yang sangat baik. karna dia tidak pernah lelah untuk terus membimbingku yang masih seperti anak kecil ini. :)

aku, juga bukanlah seseorang yang kuat secara fisik. jujur saja, fisikku lemah sistem imun tubuhku rendah. aku mudah sakit. gampang terpapar penyakit. dan harus ada seseorang yang ekstra sabar untuk menghadapiku yang penyakitan ini. tetapi dia adalah laki-laki yang sabar. sangaat sabar. entah sudah berapa kali aku selalu merepotkan dia, mengecewakan dia karna hal itu. tapi tidak pernah sekalipun dia mengeluh. bahkan, dia semakin dan semakin menyayangiku. dia semakin memberikan perhatian dan kasih sayangnya padaku. sungguh, aku beruntung memiliki dia disisiku :)

stay with me, I love you

0 komentar:

Posting Komentar

Aku + Kamu = Kita :*

Daisypath Anniversary tickers


 
It's about Us Blogger Template by Ipietoon Blogger Template